Cara Mengetahui Fase Stadium Kanker Payudara

Diposting oleh E Mauli

http://carasehatalamiah.blogspot.com
Cara Sehat Alamiah - Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian dari sekian banyak penyakit, kematian perempuan di indonesia bahkan di berbagai belahan benua dan negara bisa dilihat dari jumlah nya dari tahun ke tahun terus meningkat, berdasarkan perkiraan WHO di tahun 2030 kanker payudara akan menjadi bagian penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di indonesia, khususnya bagi perempuan. 

Kanker juga bisa terlihat dengan nampaknya benjolan kecil di payudara dan semakin hari semakin membesar benjolan itu bisa kita lihat juga dengan berubah nya puting yang memerah tidak sperti biasanya. 

Stadium 
Stadium penyakit kanker adalah suatu keadaan dari hasil penilaian dokter saat mendiagnosis suatu penyakit kanker yang diderita pasiennya, sudah sejauh manakah tingkat penyebaran kanker tersebut baik ke organ atau jaringan sekitar maupun penyebaran ketempat lain. Stadium hanya dikenal pada tumor ganas atau kanker dan tidak ada pada tumor jinak. Untuk menentukan suatu stadium, harus dilakukan pemeriksaan klinis dan ditunjang dengan pemeriksaan penunjang lainnya yaitu histopatologi atau PA, rontgen , USG, dan bila memungkinkan dengan CT scan, scintigrafi, dll. Banyak sekali cara untuk menentukan stadium, namun yang paling banyak dianut saat ini adalah stadium kanker berdasarkan klasifikasi sistem TNM yang direkomendasikan oleh UICC (International Union Against Cancer dari World Health Organization)/AJCC (American Joint Committee On cancer yang disponsori oleh American Cancer Society dan American College of Surgeons). 

Sistem TNM 
TNM merupakan singkatan dari "T" yaitu tumor size atau ukuran tumor , "N" yaitu node atau kelenjar getah bening regional dan "M" yaitu metastasis atau penyebaran jauh. Ketiga faktor T, N, dan M dinilai baik secara klinis sebelum dilakukan operasi, juga sesudah operasi dan dilakukan pemeriksaan histopatologi (PA). Pada kanker payudara, penilaian TNM sebagai berikut: 

T (tumor size), ukuran tumor: 
  • T 0 : tidak ditemukan tumor primer 
  • T 1 : ukuran tumor diameter 2 cm atau kurang 
  • T 2 : ukuran tumor diameter antara 2-5 cm 
  • T 3 : ukuran tumor diameter > 5 cm 
  • T 4 : ukuran tumor berapa saja, tetapi sudah ada penyebaran ke kulit atau dinding dada atau pada keduanya, dapat berupa borok, edema atau bengkak, kulit payudara kemerahan atau ada benjolan kecil di kulit di luar tumor utama 

N (node), kelenjar getah bening regional (kgb): 
  • N 0 : tidak terdapat metastasis pada kgb regional di ketiak/aksilla 
  • N 1 : ada metastasis ke kgb aksilla yang masih dapat digerakkan 
  • N 2 : ada metastasis ke kgb aksilla yang sulit digerakkan 
  •  N 3: ada metastasis ke kgb di atas tulang selangka (supraclavicula) atau pada kgb di mammary interna di dekat tulang sternum 

M (metastasis), penyebaran jauh: 
  • M x : metastasis jauh belum dapat dinilai 
  • M 0 : tidak terdapat metastasis jauh 
  • M 1 : terdapat metastasis jauh 

Setelah masing-masing faktor T, N, dan M didapatkan, ketiga faktor tersebut kemudian digabung dan akan diperoleh stadium kanker sebagai berikut: 
  • Stadium 0: T0 N0 M0 
  • Stadium 1: T1 N0 M0 
  • Stadium II A: T0 N1 M0/T1 N1 M0/T2 N0 M0 
  • Stadium II B: T2 N1 M0 / T3 N0 M0 
  • Stadium III A: T0 N2 M0/T1 N2 M0/T2 N2 M0/T3 N1 M0 
  • Stadium III B: T4 N0 M0/T4 N1 M0/T4 N2 M0 
  • Stadium III C: Tiap T N3 M0 
  • Stadium IV: Tiap T-Tiap N-M1
Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker_payudara

ARTIKEL TERKAIT:

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

# Berkomentarlah dengan sesuai artikel
# Komentar promosi akan ditandai spam